· Pertumbuhan penduduk
Pertumbuhan penduduk adalah suatu peningkatan populasi sewaktu-waktu, dan bisa di hitung dalam jumblah individu dengan menggunakan (Per, Waktu, Unit) untuk pengukuran. Pertumbuhan penduduk selalu menuju kepada manusia.
A. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk
1. Kelahiran (NATALITAS)
Kelahiran bersifat menambah jumblah penduduk. Ada faktor yang menhambat kelahiran (no natalitas) dan mendukung kelahiran (pro natalitas).
a) Faktor yang mendukung kelahiran(pro natalitas) antara lain:
1) Nikah di usia muda, karna tanggapan jika terlambat nikah keluarga akan malu.
2) Anak di anggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua.
3) Anggapan banyak anak banyak rezeki.
4) Mencegah kesepiian di dalam keluarga.
b) Faktor penghambat kelahiran (no natalitas) antara lain:
1. Adanya program keluarga berencana, yang membatasi jumblah anak dalam satu keluarga.
2. Penundaan menikah sampai pendidikan selesai dan akan mudah mendapan pekerjaan.
3. Adanya batasan usia menikah, laki-laki minimal 19 tahun, dan wanita minimal 16 tahun.
2. Penduduk yang datang
Penduduk dari suatu wilayah dari negara lain yang bertujuan menetap di negara kita untuk pendidikan dan pekerjaan.
· Kebudayaan dan kepribadian
A. Pengertian kebudayaan
Manusia di ciptakan sebagai mahluk monodualisme. Artinya manusia memiliki dua naluri yang bertentangan. Yang pertama memiliki rasa ingin berhubungan dengan manusia lain (mahluk sosial).
Dan yang ke dua tidak memiliki rasa ingin berhubungan dengan manusia lain(mahluk individu).
Secara (Etimologi), kata budaya berasal dari bahasa sangsekertah buddayahyang berarti budi atau akal, dengan kata lain kebudayaan berarti hal-hal yang bersangkutan dengan akal.
Dengan kata lain kebudayaan di dapat oleh masyarakat, yang di pelajari dari pola-pola kehidupan, pola-pola berfikir, merasakan dan bertindak.
Kebudayaan di miliki oleh semua masyarakat, tetapi budaya masyarakat dengan masyarakat lain nya pasti berbeda.
Kesimpulannya adalah, manusia yang bersatu dengan manusia lainnya di suatu wilayah akan membetuk masyarakat. Dari masyarakat ini lah akan muncul kebudayaan-kebudayaan, dari setiap masyarakat akan muncul aspek-aspek kebudayaan yang berbeda-beda. Dan kebudayaan juga di pengaruhi oleh faktor-faktor bahasa, keadaan, dan kepercayaan.
I. Unsur-unsur kebudayaan
Kebudayaan terdiri dari dua unsuru yaitu yang besar maupun yang kecil.
a) Unsur besar dalam kebudayaan lazim di sebut curtular universal yang berarti unsur tesebut bersifat universal. Yaitu dapat di jumpai di seluruh budaya dunia. Menurut C. Kluckhonn unsur universal tersebut adalah:
1) Peralatan dan pakaian masyarakat (pakaian, peralatan rumah tangga, alat-alat transportasi, dan sebagainya).
2) Bahasa (lisan maupun tulisan).
3) Sistem pengetahuan.
4) Kesenian (seni rupa, suara, gerak, dan sebagainya)
5) Sistem kepercayaan, mulai percaya kepada dewa sampai hal-hal mistis lainnya.
b) Unsur kecil dapat disebut juga (cultural activity). Menurut Ralph Lintoncultural activity adalah:
1) Katifitas pertanian.
2) Perternakan.
3) Produksi.
4) Distribusi.
Pertanian dapat juga dijabarkan menjadi aktivitas irigasi, membajak lahan, dan sistem hak di atas tanah.
II. Fungsi kebudayaan bagi masyarakat
Kebudayaan memiliki fungsi yang besar bagi manusia dan masyarakat. Contohnya melindungi diri kekuatan alam yang tidak selalu baik bagi mereka, selain dari itu juga manusia memiliki rasa kepuasan dari spiritual maupun matrial, bila manusia sudah dapat menyesuaikan diri dengan alam sekitar serta hidup bahagia maka akan muncul keinginan dan pendapat yang di salurkan dan menjadi kesenian.
Jadi fungsi kebudayaan dapat di bagi sebagi berikut:
a) Melindungi diri dari alam.
Hasil karya manusia melahirkan tehnologi untuk membantu manusia atau masyarakat dari alam, dan membantu manusia untuk bertahan hidup.
b) Mengatur tindakan manusia.
Dalam budaya ada norma, aturan, etika, dan adat istiadat. Yang keseluruhannya itu berfungsi untuk mengatur tindakan manusia dengan masyarakat. Dalam mengatur hubungan manusia dengan masyarakat dinamakan sebagai (disgn for living) artinya adalah kebudayaan adalah garis pokok tentang etika. Atau (blue print for behavior) yang artinya mengikuti aturan yang dilarang maupun di bolehkan.
Sebagian unsur normatif yang merupakan sebagian kebudayaan adalah:
a) Unsur keharusan yaitu hal yang harus di lakukan seseorang.
b) Unsur kepercayaan yaitu seperti upacara adat, upacara kematian, pernihakan, dan lain-lain.
c) Unsur yang mengandung hal baik dan buruk di lingkungan masyarakat.
d) Sebagai wadah perasaan.
Kebudayaan bisa berfungsi sebagai tempat mengungkapkan perasaan seseorang kepada masyarakat.
B. Kepribadian
1) Pengertian kepribadian secara umum.
Kepribadian seseorang terbentuk karna fasilitas, jasmani, dan rohani. Selain itu juga ada sifat tempramen, karakter, dan bakat. Sehingga itu semua dapat dikatakan sebagai sifat jasmani.
2) Kepribadian menurut beberapa ahli sosiologi.
a) Menurut Horton (1982)
Kepribadian adalah keseluruhan dari sikap, sifat, tempramen, perasaan, dan semua itu akan terwujut menjadi prilaku. Dan semua itu akan menjadi ciri khas kepribadian bagi setiap manusia.
b) Menurut Schever dan Lamm (1998)
Ia mendevinisikan kepribadian adalah keseluruhan dari sikap, sifat, dan ciri khas manusia.
3) Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian.
a) Warisan biologis
Warisan biologis adalah semua harta yang dimiliki oleh gen pertama dan di berikan ke gen ke dua. Contohnya kedua orangtua yang memberikan harta berupa rumah ke anknya.
b) Perbedaan pandangan orang zaman dahulu dengan zaman sekarang.
I. Dulu orang percaya bahwa seseorang anak akan menurunkan sifat, kelakuan, krimilnaltas, dan prestasi dari orangtua nya.
II. Namun pada zaman sekarang orang tua lebih percaya beberapa pakar tingkah laku, kepribadian, dan prestasi. Yang di tentiukan dari lingkungannya.
Hal ini sangat di benarkan, pada umumnya zaman sekarang kepribadian seseorang tidak bisa ditentukan oleh dirinya sendiri, melainkan ditentukan oleh lingkungan.
· Kebudayaan Barat
Kebudayaan barat kadang-kadang disamakan dengan peradaban eropa dan barat yang mengacu pada budaya eropa, bisa di katakan budaya yang moderen untuk saat ini. Budaya barat sangat luas yang memicu pada warisan norma-norma sosial, etika, adat istiadat, agama, dan sistem politik.
Ø Pengaruh budaya kelasik Yunani-Rom berkaitan dengatn tema-tema dna tradisi kesenian.
Ø Pengaruh kebudayaan kristian dan sejarah dalam pengertian spiritual, adat resam, dan tradisi etnik atau moral.
Budaya barat juga berkenan dengan negara-negara yang kuat dengan penghijrahan dan pendudukan kaum-kaum eropa dalam sejarah.
Catatan bersejarah dalam kebudayaan moderen bermula dari Yunani kuno dan Rom kuno, selepas itu tersebar luas ke seluruh dunia oleh empayer_empayer Eropa yang menyebarkan cara hidup dan pendidikan eropa mulai abat ke16 sampai abat ke20. Kebudayaan Eropa berkembang sangat pesat pada zaman pertengahan.
Dampak positif dari perkembangan kebudayaan barat bisa dilihat dari tehnologi yang di ciptakan oleh kebanyakan orang barat terbukti dapat membantu atau mempermudah pekerjaan sehari-hari.
Dampak negatif budaya barat yang masuk ke indonesia bisa di lihat dari cara berpakaian dan pergaulan saat ini. Timbulnya tehnologi yang semakin canggih juga memcu dampak negatif. Contohnya danpak negatif pada lingkungan yang menganut kebebasan berfikir yang berlebihan sehingga orang tidak berfikir lebih dalam untuk melakukan hal yang dia pikirkan.
Referensi: https://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Barat
K